Recent Entri

Pengertian Buku Besar

1.      Pengertian
Buku besar / Ledger adalah kumpulan akun-akun yang digunakan untuk meringkas transaksi yang telah dicatat dalam jurnal. Buku besar juga dapat diartikan tahapan catatan terakhir dalam akuntansi book of final entry yang menampung ringkasan data yang sudah dikelompokan atau diklasifikasikanyang berasal dari jurnal.
Buku besar berfungsi sebagai tempat mencatat perubahan aktiva atau harta, kewajiban atau hutang, modal pendapatan, dan beban sebagai akibat adanya transaksi keuangan.
2.      Bentuk-bentuk buku besar
Bentuk Buku Besar yang biasa digunakan adalah :
a.     Bentuk T (T account). Bentuk buku besar ini adalah yang paling sederhana dan hanya berbentuk seperti huruf T besar. Sebelah kiri menunjukan sisi Debet dan sebelah kanan menunjukan sisi Kredit. Nama akun diletakan di kiri atas dan kode akun diletakan di kanan atas
b.    Bentuk Skontro; Buku besar bentuk skontro biasa disebut bentuk dua kolom. Skontro artinya sebelah menyebelah(dibagi dua) yaitu sebelah debet dan sebelah kredit.

·         Kolom tangggal, diisi dengan tanggal terjadinya transaksi.
·         Kolom keterangan, digunakan untuk mencatat penjelasan singkat tentang transaksi.
·         Kolom ref, singkatan dari referensi diisi halaman jurnal saat pemindahbukuan (posting) dilakukan.
·         Kolom debet, diisi dengan angka yang ada disisi debet (dari jurnal).
·         Kolom kredit, diisi dengan angka yang ada disisi kredit (dari jurnal).
c.    Bentuk  staffle (berkolom saldo tunggal)
Bentuk ini digunakan jika diperlukan penjelasan dari transaksi yang realtif banyak. contohnya dibawah ini :
                           https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh_BXyp9l0aQb_cTw_NNw5zVQlRYO780KeSWpCVa8Fc_jaEP0-0XBa0ZKeh_dk-asm8MNOmsugsCxt2XoZTtcENMGUuW0DbDPYYwPjyGdx9vjGDQXsezwVacJiI3wBd8FKF1S-LqnCIQQc/s400/staffel.PNG
·      Kolom tanggal, diisi dengan tanggal terjadinya transaksi.
·      Kolom keterangan, digunakan untuk mencatat penjelasan singkat tentang transaksi.
·      Kolom ref, singkatan dari referensi diisi dengan halaman jurnal saat pemindahbukuan (posting) dilakukan.
·      Kolom debet, diisi dengan angka yang ada disisi debet (dari jurnal).
·      Kolom kredit, diisi dengan angka yang ada disisi kredit (dari jurnal).
·      Kolom saldo, merupakan selisih dari hasil pengurangan antara sisi debet dan kredit atau penjumlahan dari sisi yang sama.
·      Kolom D/K, diisi dengan huruf D atau K dengan saldo normal rekening.
d.   Bentuk Staffle berkolom saldo rangkap
               Bentuk ini hamper sama dengan bentuk kolom saldo tunggal. Hanya perbedaannya koloM         saldo dibagi dua kolom yaitu kolom debet dan kolom kredit
·      Kolom tangal, diisi dengan tangggal terjadinya transaksi.
·      Kolom keterangan, digunakan untuk mencatat penjelasan singkat tentang transaksi.
·      Kolom ref, singkatan darireferensi diisi dengan halaman jurnal saat pemindahbukuan (posting) dilakukan.
·      Kolom debet, diisi dengan angka yang ada disisi debet (dari jurnal).
·      Kolom kredit, diisi dengan angka yang ada disisi kredit (dari jurnal).
·      Kolom saldo, merupakan selisih dari hasil pengurangan antara sisi debet dan kredit atau penjumlahan dari sisi yang sama
     Pemindahan (posting) entri jurnal ke buku besar
Berikut merupakan proses pemindahan dari jurnal ke buku besar (posting) :
a.       Tanggal jurnal dipindahkan pada kolom tanggal buku besar.
b.      Halaman jurnal dipindahkan dapa kolom ref. buku besar dengan menuliskan JU, misalnya JU 1 berarti posting buku besar berasal dari jurnal umum halaman satu.
c.       Jumlah pada jurnal dipindahkan ke buku besar sesuai dengan rekening yang bersangkutan. Jumlah debet jurnal ditempatkan pada debet buku besar dan jumlah kredit jurnal ditempatkan pada kredit buku besar,
d.      Kilom ref. jurnal  diisidengan nomor kode rekening buku besar yang digunakan.

http://blogakuntansinyarischa.blogspot.co.id/2016/07/buku-besar.html

Pengertian BANK

.1 Pengertian Bank
Jika di tinjau dari istilah “Bank” berasal dari bahasa “Banco” dari bahasa Italia yang berarti banku. Pada awalnya banco ini tempat menukar barang-barang yang mempunya nilai yang cukup tinggi. Dengan adanya kepercayaan yang semakin terhadap banco-banco ini, maka orang bukan saja menukarkan uang saja tetapi menyimpan uang tersebut pada banco-banco itu, sebab mereka menganggap banco ini tempat yang paling aman dan dapat dipercaya untuk menyimpan uang tersebut sewaktu-waktu dapat diambil dan dipergunakan untuk segala macam keperluan.
Pengertian Bank menurut Prof G.M Verryn Stuart :
“ Bank adalah salah saru badan yang bertujuan untuk memuaskan kebutuhan kredit, baik dengan alat-alat pembayaran sendiri atau dengan uang yang diperolehnya dari orang lain, maupun dengan jalan mengedarkan alat-alat penukar baru berupa uang giral.”

Pengertian Bank menurut. H. Malayu S.p Hsaibuan :
“Bank adalah lembaga keuangan berarti Bank adalah badan usaha yang kekayaan terutama dalam bentuk asset keuangan (Financial Assets) serta bermotivasi profit dan juga sosial, jadi bukan mencari keuntungan saja.”

Sedangkan menurut undang –undang No. 10 tahun 1998 Pengertian Bank sebagai berikut :
“ Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan bentu-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak “
Dari rumusan tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa :
“Bank adalah lembaga keuangan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa di dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang, juga menghimpun dana dari masyarakat yang berkelebihan dana dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurut undang-undang No.10 Tahun 1998 Tentang Perbankan pada Bab II, Azas. Fungsi dan Tujuan Perbankan adalah sebagai berikut :
· Perbankan Indonesia dalam melakukan usaha berazaskan demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian . (pasal 2)
· Fungsi utama Bank Indonesia adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat.
· Tujuan utama adalah : “Perbankan Indonesia bertujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka peningkatan pemerataan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.” (pasal 4)
2.2 Pengertian Kredit
Kredit berasal dari bahasa latin “Credere” yang artinya kepercayaan dari kreditur terhadap debitur yang berarti kreditur percaya bahwa debitur akan mengembalikan pinjaman beserta bunganya sesuai perjanjian kedua belah pihak. Sedangkan bagi penerima kredit berarti ia menerima kepercayaan, sehingga mempunyai kewajiban untuk membayar kembali pinjaman tersebut sesuai dengan jangka waktunya. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa suatu pemberian kredit dapat terjadi apabila di dalamnya terkandung ada kepercayaan orang/ badan yang memberi kredit kepada orang yang menerima kredit. Tegasnya kreditur Percaya bahwa kredit itu tidak akan macet.
H. Hadiwijaya dan E C. R. A Rivai Wirasasmita, Ms mengemukakan latar belakang mengapa sampai timbul kredit. Anggota-anggota masyarakat di golongkan sebagai berikut :
1. Golongan yang berpendapatan lebih tinggi dari kebutuhannya sehingga mungkin sekali tidak mempunyai permasalahan keuangan sumber / dana bahkan dapat menabung dan tidak memerlukan kredit.
2. Golongan yang berpendapatan sama dengan kebutuhan, sehingga mungkin juga tidak memerlukan kredit atau bantuan pihak lain. Kendati ia tidak dapat menabung dan mungkin pula ia tidak perlu kredit.
3. Golongan yang berpendapatan lebih kecil dari kebutuhannya sehingga akan wajar bila ia menyatakan memerlukan bantuan pihak lain atau kredit. 
Dalam praktek sehari-hari pengertian kredit mempunyai arti yang luas di antaranya :
v Menurut Malayu S. P Hasibuan (1996)
Kredit adalah semua jenis pinjaman yang harus dibayar kembali bersama bunganya oleh peminjam sesuai dengan pengertian yang telah disepakati.
v Menurut Thomas Suyatno, M.M dkk
Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan-tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan pinjam-meminjam antar bank dengan pihak lain dalam hal, pihak peminjam berkewajiban melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan jumlah bunga telah ditetapkan.
v Menurut Undang-undang Pokok Perbankan No. 10 Tahun 1998
Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam meminjam antara pihak bank dengan pihak lain yang mewajibkan pihak peminjam untuk melunasi utangnya setelah jangka waktu tertentu dengan pemberian bunga.
Dari rumusan di atas dapat disimpulkan :
1. Adanya suatu penyerahan uang atau tagihan atau dapat juga berupa barang yang menimbulkan tagihan tersebut kepada pihak lain dengan harapan memberi pinjaman ini bank akan memperoleh suatu tambahan nilai dari nilai pokok pinjaman tersebut berupa bunga sebagai pendapatan Bank yang bersangkutan.
2. Dari proses kredit tersebut berdasarkan pada suatu perjanjian yang saling mempercayai kedua belah pihak akan mematuhi kewajiban masing-masing..
3. Dalam pemberian ini terkadang kesepakatan pelunasan utang dan bunga akan diselesaikan dalam jangka waktu yang telah disepakati bersama
Dalam prakteknya persetujuan pinjaman kredit dinyatakan dalam bentuk perjanjian tertulis baik di bawah tangan ataupun secara notariil atau sebagai pengaman bahwa pihak yang meminjam akan memenuhi kewajiban akan menyerahkan suatu jaminan baik yang bersifat kebendaan maupun yang bersifat bukan kebendaan.
Fungsi Kredit
Pada dasarnya fungsi pokok dari kredit adalah untuk pemenuhan jasa pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat (to Service the Society) dalam rangka mendorong dan melancarkan perdagangan, Produksi dan jasa-jasa bahkan konsumsi,yang kesemuanya itu ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup manusia.
Adapun fungsi kredit dijalankan untuk berbagai kegunaan :
1. Kredit dapat memajukan arus alat tukar barang dan jasa.
Seandainya pada suatu saat belum tersedia uang sebagai alat pembayaran dengan adanya kredit, lalu lintas barang dan jasa dapat berlangsung.
2. Kredit dapat mengaktifkan alat pembayaran.
Kredit terjadi karena adanya pihak yang mempunyai pendapatan yang lebih besar dari kebutuhannya. Dana lebih itu dapat terkumpul dan mungkin sekali menjadi dana yang diam (idle). Bila dana idle itu di pindahkan ke golongan yang berpendapatan yang lebih kecil dari kebutuhannya, maka dana itu menjadi dana yang efektif. Dengan demikian terjadilah pemindahan daya beli dari golongan yang satu ke golongan yang lainnya. 
3. Kredit dapat dijadikan alat sebagai Pengendali Harga
Bila diperlukan adanya penambahan jumlah uang yang beredar di masyarakat, maka salah satu caranya ialah dengan mempermudah dan mempermurah pemberian kredit oleh dunia perbankan kepada masyarakat. Sedangkan dalam kondisi sebaliknya jika dipandang perlu untuk memperkecil atau mengurangi peredaran uang di masyarakat, maka kredit perbankan dilakukan pembatasan dengan ditentukannya pagu dan baki (ceiling flafond) untuk kredit tertentu 
4. Kredit dapat menciptakan alat pembayaran baru
Di sini kita bicarakan salah satu macam kredit yang biasa diberikan oleh bank umum (Comercial Bank) yaitu kredit Rekening Koran (R/K) = Rekening Caorant (R/C) begitu perjanjian kreditnya dipenuhi, maka pada pengertian dasarnya seketika itu pulalah telah beredar uang (giral) baru di masyarakat sejumlah maksimum kredit R/K tersebut. Demikian pula halnya, bila bank memberikan atau mengeluarkan surat-surat berharga yang dapat dipersukar dengan barang atau jasa.
5. Kredit dapat mengaktifkan dan meningkatkan faedah-faedah atau kegunaan potensi-potensi ekonomi yang ada.
Bantuan kredit mendorong para pengusaha seperti petani, perindustrian, dan lain-lainnya dapat berproduksi atau meningkatkan produksinya dengan mengaktifkan potensi-potensi ekonomi yang dimilikinya.
2.3 Jenis-jenis Kredit
Pada prinsipnya kredit itu hanya ada satu macam saja, yaitu uang yang dipinjamkan kepada nasabah / masyarakat dan akan di kembalikan pada suatu waktu tertentu di masa mendatang disertai dengan suatu “Kontraprestasi” berupa bunga. Tetapi berdasarkan berbagai keperluan usaha serta berbagai unsur ekonomi yang mempengaruhi bidang usaha para nasabah, maka jenis kredit menjadi beragam.
Jenis-jenis kredit menurut Martono. S.U yaitu :
1. Menurut sifat Penggunaannya
1) Kredit Konsumtif
Kredit ini dipergunakan oleh peminjam untuk keperluan konsumsi, artinya uang kredit di habiskan, dipergunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi kredit ini tidak bernilai jika di tinjau dari segi untility uang, akan tetapi hanya membentuk seseorang memenuhi kebutuhan hidupnya, misal : kredit pemilikan rumah,barang-barang rumah tangga dan lain-lain.
2) Kredit Produktif
Kredit ini di tujukan untuk keperluan produksi dalam arti luas, melalui kredit produktif inilah suatu untility uang dan barang dapat dilihat dengan nyata. peranan kredit produktif digunakan untuk peningkatan usaha baik usaha produksi perdagangan maupun investasi.
2. Menurut Keperluannya
1) Kredit Produksi atau Eksploitasi
Kredit ini diperlukan perusahaan untuk meningkatkan produksi baik peningkatan kuantitatif, yaitu jumlah hasil produksi maupun peningkatan kualitatif yaitu peningkatan kualitas atau mutu hasil produksi. Disebut juga kredit eksploitasi karena bantuan modal kerja tersebut digunakan untuk menutup biaya-biaya eksploitasi perusahaan secara luas berupa pembelian bahan baku, bahan penolong dan biaya produksi lainnya, seperti : upah, biaya penepakan, distribusi dan sebagainya. 
2) Kredit Perdagangan
Kredit ini di gunakan untuk keperluan-keperluan perdagangan pada umumnya, yang berarti peningkatan untility of place dari sesuatu barang pelaksanaan pemberian kredit perdagangan dalam negeri maupun luar negeri dapat dilakukan dengan L/C.
3) Kredit Investasi
Kredit ini di berikan oleh bank kepada para pengusaha untuk keperluan investasi. Pemanfaatannya bukan untuk keperluan penanaman modal kerja akan tetapi untuk keperluan perbaikan atau perlambatan barang modal (Capital goods) beserta fasilitas-fasilitas lain yang ada hubungannya dengan itu. 
3. Menurut Jangka Waktu
1) Kredit Jangka Pendek
Yaitu kredit yang diberikan dengan jangka waktu selama-lamanya 1 tahun
2) Kredit Jangka Menengah
Yaitu kredit dengan jangka waktu 1 sampai 10 tahun
3) Kredit Jangka Panjang
Yaitu kredit dengan jangka waktu lebih dari 10 tahun
4. Jenis Kredit Menurut Jaminan
1) Kredit Tanpa Jaminan (Unsecured Loans)
Jaminan yang dimaksud di sini adalah jaminan fisik. Di Indonesia kredit belum lazim dan dilarang oleh Bank Indonesia tetapi di Eropa dan Amerika kredit justru yang lazim dipakai dan khususnya di peruntukan bagi perusahaan yang besar dan kuat. 
2) Kredit Dengan Jaminan
Jenis kredit ini adalah kredit yang penilainya lengkap dengan segala aspek penilaian turut dipertimbangkan termasuk jaminan. Jaminan tersebut dapat berupa rumah, tanah, pabrik, dan atau mesin-mesin pabrik, barang-barang perhiasan, dan barang-barang frekuensi lainnya.

2.4 Prinsip-prinsip Perkreditan
Pertimbangan dalam pelaksanaan pemberian kredit sangat penting, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan di kemudian hari apabila kredit tersebut di berikan, juga harus adanya kepercayaan dari kreditur terhadap debitur karena kepercayaan merupakan unsur yang paling penting di dalam pemberian kredit sehingga kredit yang di berikan tersebut dapat terjamin pengembaliannya.
Setiap pemberian kredit harus didasarkan kepada prinsip-prinsip perkreditan. Prinsip-prinsip perkreditan di sebut juga konsep 5 C dan konsep 7 P. Pada dasarnya konsep 5C ini akan dapat memberikan informasi mengenai itikad baik (willingnes to pay ) dalam kemampuan membayar (ability to pay) nasabah untuk melunasi kembalian pinjaman beserta bunganya.
Prinsip perkreditan menurut Martono, S.V. disebut juga konsep 5 C dan 7 P. Prinsip-prinsip Perkreditan konsep 5 C adalah :
1. Character
Pada prinsip ini di perhatikan dengan teliti tentang kebiasaan-kebiasaan, sifat-sifat pribadi, cara hidup (Style of living) keadaan keluarganya (anak istri) hobi dan sosial standing calon debitor . Prinsip ini merupakan ukuran tentang Kemauan untuk membayar (willingnes to pay).
2. Capacity
Penelitian terhadap capacity debitor ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan debitor mengembalikan pokok pinjaman serta bunga pinjamannya. Penilaian kemampuan membayar tersebut dilihat dari kegiatan usaha dan kemampuannya melakukan pengelolaan atas usaha yang akan di biaya dengan kredit.
3. Capital
Penyelidikan atas prinsip capital atau permodalan debitor tidak hanya melihat besar kecilnya modal tersebut tetapi juga bagaimana distribusi modal itu ditempatkan oleh debitor. 
4. Collateral
Yaitu penilaian terhadap barang jaminan (Collateral) yang diserahkan debitor sebagaimana jaminan atas kredit bank. Yang diperolehnya adalah untuk mengetahui sejauh mana nilai barang jaminan atau agunan dapat menutupi resiko kegagalan pengembalian kewajiban-kewajiban debitor.
5. Condition
Pada prinsip kondisi ini, di nilai kondisi ekonomi secara umum serta kondisi pada sektor usaha calon debitor.
Konsep 7 P adalah :
1. Personality
Yaitu Bank mencari data tentang kepribadian calon debitor seperti riwayat hidupnya (kelahiran,pendidikan pengalaman, usaha,pekerjaan dan sebagainya), hoby, keadaan keluarga,pergaulan dalam masyarakat (Social standing) dan lain-lain.
2. Purpose
Yaitu Bank mencari data tentang tujuan atau keperluan penggunaan kredit, apakah akan digunakan untuk berdagang, berproduksi atau membeli rumah. Apakah tujuan penggunaan kredit itu sesuai dengan line of business kredit Bank yang bersangkutan.
3. Pros Pect
Merupakan harapan masa depan di banding usaha atau tagihan usaha calon debitor selama beberapa bulan atau beberapa tahun keadaan ekonomi atau perdagangan, keadaan sektor usaha calon debitur, kekuatan keuangan perusahaan masa lalu dan pikiran masa mendatang.
4. Pa ymen
Merupakan prinsip untuk mengetahui bagaimana pembayaran pembayaran kembali pinjaman yang diberikan, dapat diperoleh dari perhitungan tetang prosepect,kelancaran penjualan pengembalian pinjaman ditinjau dari waktu serta jumlah pengembalian.
5. Party
Konsep ini merupakan pengklasifikasian nasabah Ke dalam klasifikasi tertentu atau golongan-golongan berdasarkan modal, loyalitas, serta karakternya. 
6. Profitability
Merupakan kemampuan nasabah dalam mencari laba dan di ukur dari periode, apakah akan tetap sama atau semakin meningkat, apalagi dengan tambahan kredit yang akan diperoleh dari Bank. 
7. Protection
Tujuannya adalah bagaimana menjaga kredit yang dikucurkan oleh Bank melalui suatu perlindungan, perlindungan ini di dapat berupa jaminan barang atau jaminan asuransi.

http://manskm.blogspot.co.id/2009/03/pengertian-bank.html

Pengertian Aset Keuangan

1.     PENGERTIAN ASET KEUANGAN
Aset adalah sesuatu yang memiliki nilai artinya dapat kita jual dan mendapatkan uang.
Aset terbagi menjadi dua :
1.      Aset berwujudAsset berwujud yaitu asset yang nilainya sesuai dengan wujudnya, misalnya bangunan, mesin yang harganya sesuai dengan ongkos pembuatannya (walaupun tanah tidak ada ongkos pembuatannya namun tanah termasuk asset berwujud).
2.      Aset tidak berwujudAsset tidak berwujud yaitu asset yang nilainya tidak sebanding dengan wujud fisiknya misalnya surat berharga saham yang wujud fisiknya hanya secarik kertas yang ongkos pembuatannya relatif murah dan tidak sama dengan nilai atau harga jika secarik kertas tersebut kita jual.
2.     PENGERTIAN ASET KEUANGAN
Aset Keuangan adalah asset yang tidak berwujud. Nilai dari asset ini tergantung dari nilai arus kas/uang yang akan kita terima dimasa yang akan datang, semakin besar nilai arus kas yang akan kita terima dimasa yang akan datang maka semakin tinggi nilai dari asset keuangan tersebut. Pihak yang setuju untuk melakukan pembayaran kas/ klaim atas asset keuangan tersebut disebut emiten atau issuer sedangkan penerima klaim disebut sebagai investor.
Contoh dari aset keuangan :
§  pinjaman/kredit
§  Obligasi ritel republik Indonesia
§  saham biasa
§  saham preferen
3.     PERBEDAAN ASET KEUANGAN DENGAN ASET BERWUJUD
Aset Keuangan dan asset berwujud secara fisik memang berbeda, pada asset berwujud, bentuk fisiknya dapat langsung dinilai dengan uang sedangkan asset keuangan wujud fisiknya tidak dapat mencerminkan nilai dari asset keuangan tersebut. Namun demikian ada satu hal yang sama-sama dimiliki oleh kedua jenis asset tersebut yaitu arus kas yang akan diperoleh dimasa yang akan datang.

Untuk asset berwujud misalnya kepemilikan atas kapal pesiar maka arus kas yang akan kita peroleh dimasa yang akan datang adalah pendapatan yang akan kita peroleh dari penumpang. Pendapatan ini kemudian nantinya akan digunakan untuk pembayaran biaya operasional dan utang, jika ada kelebihannya (laba) maka akan dibagikan kepada para pemegang saham. Sehingga pada akhirnya arus kas yang akan diperoleh dari asset keuangan dihasilkan dari asset berwujud.



4.     KLASIFIKASI UANG
Adaapun Klasifikasi Uang yang dapat di lihat dari berbagai sisi adalah sebagai berikut:

Berdasarkan Bahan

Di lihat dari bahannya untuk membuat uang maka di klasifikasikan menjadi 2 macam yaitu:

a. Uang logam,merupakan uang dalam bentuk koin yang terbuat dari logam

b. Uang kertas,merupakan uang yang bahannya terbuat dari kertas



Berdasarkan Nilainya

Klasifikasi nilai dilihat dari nilai yang terkandung pada uang tersebut,terbagi dalam 2 jenis:

a. Bernilai penuh,merupakan ung yang nilai intrinstiknya sama dengan nilai nominalnya

b. Tidak bernilai penuh,merupakan uang yang nilai intrinstiknya lebih kecil dari nilai nominalnya.



Berdasarkan Lembaga

Maksudnya adalah badan atau lembaga yang menerbitkan atau mengeluarkan uang.klasifikasi uang berdasarkan lembaga terdiri dari:

a. Uang Kartal,merupakan uang yang diterbitkan oleh bank sentral baik uang logam maupun uang kertas.

b. Uang giral,merupakan uang yang diterbitkan oleh bank umum seperti cek,bilyet giro,traveler cheque dan credit card.



Brerdasarkan Kawasan

Uang jenis ini dilihat dari daerah atau wilayah berlakunya suatu uang.klasifikasi yang berdasarkan kawasan adalah:

a. Uang lokal,merupakan uang yang berlaku di suatu negara tertentu

b. Uang regional,merupakanuang yang berlaku di kawasan tertentu yang lebih luas  dari uang lokal

c. Uang internasional,merupakan uang yang berlaku antar negara



5.     FUNGSI UANG
Pada awalnya fungsi uang hanyalah sebagai alat guna untuk mempelancar pertukaran, dengan perkembangannya fungsi uang beralih dari alat tukar ke fungsi yang lebih luas. Berikut fungsi-fungsi uang  secara umum.

1.Sebagai alat tukar menukar

Uang digunakan sebagai alat untuk membeli atau menjual suatu barang maupun jasa

2.Sebagai alat satuan hitung

Fungsi uang sebagai alat satuan hitung menunjukan nilai dari barang dan jasa yang dijual atau dibeli

3.Penimbun kekayaan

Dengan menyimpan uang berarti kita menyimpan atau menimbun kekayaan sejumlah uang yang disimpan karena nilai uang tersebut tidak akan berubah.

4.Setandart pencicilan hutang

Dengan adanya uang mempermudah menentukan standar pencicilan hutang piutang secara tepat dan cepat,baik tunai maupun angsuran.



6.     SISTEM KEUANGAN
Sistem keuangan secara prinsip diartikan sebagai kumpulan pasar, institusi, peraturan dan teknik dimana surat berharga diperdagangkan, tingkat suku bunga ditentukan, jasa keuaangan dihasilkan dan ditawarkan keseluruh dunia.

Sistem keuangan dalam perekonomian memiliki fungsi pokok sbb:

–                    Fungsi Tabungan

–                    Fungsi Penyimpan kekayaan

–                    Fungsi Likuiditas

–                    Fungsi Kredit

–                    Fungsi Pembayaran

–                    Fungsi Risiko

–                    Fungsi Kebijakan





Sumber:

http://ug-azar.blogspot.com/2010/03/mengenal-aset-keuangan_12.html

http://aisyahsatriani.blogspot.com/2010/02/mata-uang.html


repository.binus.ac.id/content/J0152/J015227478.ppt

FREEBSD

A. SEJARAH FREEBSD
FreeBS D adalah S istem Operasi bertipe UNIX bebas yang diturunkan dari UNIX AT&T. FreeBS D berjalan di atas sistem intel x86. FreeBSD sendiri kali pertama muncul  pada tahun 1993 oleh David Greenman. Tujuan dari FreeBSD adalah menyediakan software yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan. FreeBS D sendiri dikembangkan dari 386BSD sebuah proyek pengembangan BSD OS yang berjalan di atas C hip Intel. FreeBSD merupakan sistem operasi open source yang tangguh untuk keamanan  jaringan maupun server.secara singkat pada tahun 1973 AT&T (American Telephone & Telegraph) memb uat sebuah ide kreatif dengan berlandaskan source code UNIX tapi tidak diterima karena alasan bisnis, padahal AT&T perlu banyak komputer atau device untuk men-support mereka. , akhirnya tanpa pikir panjang AT&T menjual lisensi software ke universitas denga n harga yang murah. 
Tentu saja di kampus banyak jiwa-jiwa muda yang dapat mengembangkan teknologi ini dan penelitian terus di lanjutkan. Baru pada tahun 1993 akhirnya operating system freeBSD yang utuh diedarkan.walaupun pada awalnya dibuat dengan source c ode UNIX original namun freeBS D berbeda dengan operating system unix lainnya. Perbedaan utama disebabkan karena UNIX mengharuskan setiap operating sytem di  bawah mereka harus memiliki sertifikasi yang UNIX keluarkan. contoh jika kamu menciptakan sebuah OS dengan nama pilihan, misal jonjon OS, maka harus bayar mahal agar  berada dibawah bendera UNIX.sedangkan untuk freeBSD tidak. Selama ini isu beredar mengatakan bahwa freeBS D hanya untuk komputer- komputer besar, padahal PC biasa  juga bisa. karena kompatibelnya yang baik untuk networking, freeBS D digunakan oleh komputer-komputer besar dan canggih untuk jadi server. Kelebihan freeBS D bisa mengatasi lalu lintas padat pada jaringan (over trafic) dengan memori cukup efisien.FreeBS D mendukung sebuah lingkungan multitasking. Setiap tasking atau thread dari eksekusi disebut proses. S usunan dari sebuah proses F reeBSD terdiri dari bagian level user, termasuk segala isi dari ruang pengalamatan dan run-time environment, dan bagian level kernel, dimana terdapat parameter - parameter penjadwalan, pengendalian sumber  proses, dan informasi menciptakan berbagai proses, mengendalikan eksekusi berbagai  proses, dan menerima notifikasi pada saat status eksekusi prose mengalami perubahan. Setiap  proses diberikan sebuah nilai unik, dengan istilah "Proses Identifier" [ PID ]. N ilai ini dipergunakan oleh kernel untuk mengenali sebuah proses pada saat melaporkan status perubahan pada Pengguna dan digunakan oleh suatu pengguna pada saat mereferensikan seb uah proses dalam sebuah sistem. Sebagai implementasi kelengkapan sebuah distribusi, terdapat sebuah aturan dalam memfasilitasi installasi sebuah software kedalam distribusi BSD. Banyak software yang secara tipikal berkaitan erat dengan system Linux, namu n ternyata tidak spesifik dibuat khusus untuk Linux, dapat dibangun pada system UNIX apapun, termasuk BSD.
B. SPESIFKASI HARDWARE
  Sistem minimum yang dibutuhkan untuk dapat mengoperasikan FreeBSD adalah sebagai berikut: 
1) Prosesor 486-DX2 
2) RAM 8 MB 
3) Hard Disk 500 MB 
4) VGA Card
 Sedangkan apabila yang diinginkan adalah sistem optimum, maka yang anda butuhkan adalah: 
1) Prosesor Pentium 100 
2) RAM 16 MB 
3) Hard Disk 1,2 GB 
4) VGA Card (apabila ingin memasang Xwindows)

C. FITUR-FITUR FREEBSD
FreeBS D memiliki banyak fitur penting . Beberapa di antaranya adalah : 
1.Preemptive multitasking dengan penyesuaian prioritas dinamis untuk memastikan  pembagian halus dan wajar komputer antara aplikasi dan pengguna , bahkan di bawah  beban terberat . 
2.Fasilitas multi- user yang memungkinkan banyak orang untuk menggunakan sistem FreeBS D secara simultan untuk berbagai hal. 
3.TCP / IP jaringan dengan dukungan untuk standar industri seperti SCTP , DHCP ,  NFS , NIS , PPP , S LIP , IP sec , dan IP v6 . Ini berarti bahwa mesin FreeBS D dapat dengan mudah beroperasi dengan sistem lain serta bertindak sebagai server perusahaan , menyediakan fungsi- fungsi vital seperti NFS ( akses file jarak jauh ) dan layanan email atau menempatkan organisasi di Internet dengan WWW, FTP, routing dan firewall. 
4.Perlindungan memori memastikan bahwa aplikasi ( atau pengguna ) tidak dapat mengganggu satu sama lain. Salah satu aplikasi menerjang tidak akan mempengaruhi orang lain dengan cara apapun. 
5.Standar industri X Window System ( X11R7 ) dapat menyediakan antarmuka pengguna grafis ( GUI ) pada setiap mesin dan dilengkapi dengan sumber penuh. 
6.Kompatibilitas biner dengan banyak program dibangun untuk Linux , SCO , SVR4 , BSDI dan NetBSD.

D. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN FREEBSD
a) Kelebihan dari system operasi FreeBSD : 
1) Virus/Spyware yang menyerang sedikit 
2) Banyak terserdia aplikasi dan program gratis 
3) Relatif mudah dikustomisasi (diutak-atik) secara bebas 
4) Multiuser 
5) Bersifat opensource 
6) Memiliki sistem software third-party yang memberikan kemudahan yang berarti bagi  para user untuk menambah atau menghapus aplikasi-aplikasi. Para user cukup mengeksekusi satu baris perintah dan aplikasi-aplikasi dengan sendirinya di-download, dicek integritasnya, di-build, dan diinstall secara otomatis. Tugas-tugas administrasi sistem menjadi sangat praktis dan mudah. 7) Secure, powerfull, mendukung patch dan update, disertai port dan package u/ memudahkan install software lain, disertai firewall, dan ada team yang akan selalu develop OS FreeBSD. 
8) Sistem stabil untuk database, server internet, intranet, fill-server, intranet client,  pengembangan java.,FreeBSD dpt berjalan lebih cepat dari Linux dalam beberapa  bagian misal sbg server NFS,Termasuk s. operasi yg hemat karena fersi gratisnya.  
b) Sedangkan kekurangan FreeBSD : 
1) Relatif sulit penggunaannya, karena masih text base dalam meng-command 
2) Dibandingkan Windows, GUI pada FreeBSD masih kurang 
3) Bagi para pencinta game, game system operasi ini sangat sedikit 
4) Free BSD tidak dapat digunakan pada mikro karnal lam PC IBM. 
5) Tidak mendukung ISA-plug-and-ply-card.
 6) Kecilnya basis developer dan pemakai yang mencari bug/kelemahan program.

E. VERSI FREEBSD
FreeBSD mempunyai dua versi ketika dirilis. Versi tersebut antara lain versi -CURRENT dan versi -STABLE. Versi -CURRENT adalah versi yang pertama kali dirilis, biasanya dipakai oleh para developer yang sudah mahir tentang cara kerja FreeBSD agar dapat menemukan  berbagai bugs paska produksi. Setelah versi -CURRENT selesai diperbaiki, maka versi tersebut tadi akan menjadi versi -STABLE yang sudah siap digunakan bagi siapapun. Oleh karena itu bagi yang kurang familiar dan baru mencoba FreeBSD, agar menggunakan versi -CURRENT karena versi ini ditujukan oleh orang yang kapabel untuk mengindentifikasi masalah yang muncul di versi terbaru ini. Tujuan dari adanya versi -CURRENT dan -STABLE ini adalah untuk mengetest versi terakhir dari software ini, memberitahukan fixed bugs bagi para pengguna, dan meyakinkan  pengguna dengan fitur-fitur terbaru dan masalah yang sudah diatasi dari versi -CURRENT. Selain  perbedaan -CURRENT dan -STABLE tadi, pemberian nama dari versi -STABLE juga telah dibuat sedemikian rupa sehingga para pengguna tahu berapa kali perbaikan telah dilakukan. Ø Perkembangan Versi freeBSD
a. FreeBSD 1.0
 Versi resmi pertama yang dirilis adalah FreeBSD 1.0 pada Desember 1993, yang dikoordinasikan oleh Kordan Hubbard, Nate Williams dan Rod Grimes dengan nama yang diajukan oleh David Greenman. Walnut Greek CDOM yang kemudian menyetujui untuk mendistribusikan FreeBSD dalam CD dan memberikan sebuah mesin untuk bekerja dalam proyek tersebut, dalam koneksi internet yang cepat, yang kemudian dikatakan oleh HUbbard sangat membantu perkembangan cepat FreeBSD. Pada bulan Mei 1994 FreeBSD 1.1 yang sukses dirilis. Akan tetapi, terdapat beberapa perhatian tentang legalitas BSD Net/2 release source code’ yang digunakan pada 386BSD. Setelah sebuah perkara hukum antara UNIX yang mempunyai copyright, Uniix System Laboratories dengan University of California, Berkeley, proyek FreeBSD kembali membangun kebanyakan sistem dengan menggunakan 4.4 BSD-Lite yang dirilis Berkeley, yang membuat perkara hukum ini tidak mempunyai satupun AT&T source code yang dimiliki BSD yang pertama, yang membuatnya tidak dapat digunakan. Dengan usaha yang besar kemudian dirilis sebagai FreeBSD 2.0 pada Januari 1995.
b. FreeBSD 2.0
 FreeBSD 2.0 memberi fitur yang merubah fitur original memori sistem virtual Carnegie Mellon University Mach, yang dioptimasi untuk performa dalam beban yang tinggi. Rilis-an ini  juga mengenalkan sistem FreeBSD Ports, yang membuat instalasi, pen-download-an dan  pembentukan software pihak ketiga menjadi sangat mudah. Pada tahun 1996 FreeBSD telah menjadi populer di kalangan komersil dan pengguna ISP, yang digunakan pada situs-situs sukses seperti Walnut Creek CDROM, Yahoo! dan Hotmail. Versi terakhir dari versi 2 FreeBSD, yaitu versi 2.2.8 dirilis pada November 1998 .
c. FreeBSD 3.0
 FreeBSD 3.0 mebdukung sympaetric multiprocessing (SMP), USB, dan Gigabit Network Card dan versi ini membawa banyak perubahan, berganti format ke format ELF binary. Sistem SMP dan platform 64bit ALpha juga didukung pada versi ini. Versi stabil-3 diakhiri dengan versi 3.5.1 pada Juni 2000.
d. FreeBSD 4.0
 FeeBSD 4.0 ini dirilis pada maret 2000, versi ini mempunyai sistem operasi tervaforit dalam hal web-hosting, dikatakan sebagai sistem yang paling stabil denagn performa yang paling  baik dikalangan UNIX. Versi terakhir dari versi 4 FreeBSD, yaitu versi 4.1.1 dirilis pada januari 2005
e. FreeBSD 5.0
 FreeBSD 5.0 dirilis januari 2003 versi ini mempunyai prosespengembangan arsitektur yang cukup signivikan dengan perbaikan vitur SMP. Versi terakhir dari versi 5 FreeBSD, yaitu versi 5.5 dirilis pada mei 2006 .
 f. freeBSD 6.0
 FreeBSD 5.0 dirilis januari 2003 versi ini mempunyai prosespengembangan arsitektur yang cukup signivikan dengan perbaikan vitur SMP. Versi terakhir dari versi 5 FreeBSD, yaitu versi 5.5 dirilis pada mei 2006.
g. freeBSD 7.0
 freeBSD 7.0 dirilis februari 2008 versi ini mempunyai kecepatan performa yang lebih tinggi. saat yang sama telah diluncurkan versi FreeBSD 7.4 sebagai rilis update terhadap FreeBSD 7.3 yang terbit bulan Maret 2010. Versi terakhir dari versi 7 FreeBSD, yaitu versi 7.4 dirilis pada februari 2011 . FreeBSD 7.4 dilengkapi denga beberapa fungsi baru dan banyak koreksi terhadap kekliruan yang ditemukan selama hampir satu tahun terakhir, termasuk  penambahan dukungan untuk hardware baru. Untuk desktop FreaBSD juga delengkapi dengan versi Gnome 2.32.1 dan KDE 4.5.5.
h. freeBSD 8.0
 FreeBSD 8.0 dirilis november 2009, versi ini mempunyai banyak fitur fitur baru, termasuk superpages dan ZFS support yang telah banyak terimprovisasi. FreeBSD 8.3 merupakan update keempat dari seri cabang 8-STABLE yang meningkatkan fusionalitas FreeBSD 8.2 disamping memperkenalkan beberapa fitur baru seperti:
(4) now supports the USB packet filter;
TCP/IP stack kini mendukung mod_cc(9) pluggable congestion control framework;
graid(8) GEOM class ditambahkan untuk mendukung sejumlah software RAID controllers  berbasis BIOS (menggantikan ataraid(4));
ZFS subsystem ditingkatkan ke SPA versi 28;
GNOME versi 2.32.1,
KDE versi 4.7.4.
i. FreeBSD 9.0
 FreeBSD 9.0 ditambahkan dengan sejumlah fungsi baru. Sistem berkas ZFS ditingkatkan ke versi 28 dan telah mendukung fitur duplikasi yang hemat memori. Sistem ZFS 28 RAID kini mendukung Raidz3.
J. freeBSD 10.0
 freeBSD 10.0 dirilis januari 2014 Terakhir kandidat rilis membangun dari revisi besar terakhir dari FreeBSD, versi 10.0, keluar, dengan tanggal rilis final untuk set OS untuk Januari. Versi 10 dari FreeBSD menjanjikan membunuh perbaikan besar untuk OS Unix-like terhormat, yang telah tertinggal di belakang Linux dalam hal luasnya adopsi dan popularitas tapi tetap tetap kehadiran terhormat di dunia OS. Sony PlayStation 4, misalnya, menjalankan turunan dari FreeBSD in-house bernama Orbis OS.

F. INSTALASI FREEBSD
FreeBSD dapat berjalan di personal komputer yang menggunakan sistem arsitektur Intel (atau arsitektur lain yang sama dengan Intel seperti AMD), mulai personal komputer yang menggunakan 486 sampai Pentium Pro. Selain itu FreeBSD adalah freeware, dimana kita dapat mendapatkannya secara gratis tanpa perlu membeli seperti anda bayangkan pada sistem operasi UNIX lainnya. Tetapi walaupun freeware, kemampuan FreeBSD untuk beberapa aspek tertentu (misalkan digunakan sebagai internet server) bisa dibandingkan dengan sistem operasi UNIX kelas atas lainnya. FreeBSD bisa kita dapat melalui anonymous FTP apabila kita mempunyai koneksi internet, atau dengan membeli CD-ROM yang dijual oleh Walnut Creek CD-ROM store. Di dalam FreeBSD sendiri telah terdapat banyak aplikasi built-in, sebagai misal untuk text editor (vi dan emacs), Compiler (gcc), perl, browser(lynx) dan internet server. Terdapat juga aplikasi-aplikasi lain yang tergabung dalam software packages yang bisa kita pilih untuk diinstall  juga dalam FreeBSD. Bagi kita yang menginginkan user interface layaknya windows, maka FreeBSD dapat dikonfigurasi menjadi XWindows dengan tampilan seperti Windows Sistem minimum yang dibutuhkan : Sistem minimum yang dibutuhkan untuk dapat mengoperasikan FreeBSD adalah sebagai berikut: 
1.Prosesor 486-DX2 
2.RAM 8 MB 
3.Hard Disk 500 MB 
4.VGA Card 
Sedangkan apabila yang diinginkan adalah sistem optimum, maka yang anda butuhkan adalah konfigurasi sebagai berikut : 
1.Prosesor Pentium 100 
2.RAM 16 MB 
3.Hard Disk 1,2 GB 
4.VGA Card (apabila ingin memasang Xwindows) 
Apabila kita menginginkan FreeBSD digunakan sebagai internet server, maka yang harus kita tambahkan adalah Ethernet Card, atau modem. Kita tidak usah menggunakan Ethernet card  bermerk, yang anda butuhkan adalah Ethernet Card NE-2000 Compliant.

Pengertian Masyarakat

Pengertian Masyarakat

Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya.
Masyarakat dalam arti luas adalah keseluruhan hubungan dalam hidup bersama dan tidak dibatasi oleh lingkungan, bangsa dan sebagainya. Sedangkan dalam arti sempit, masyarakat adalah sekelompok manusia yang dibatasi oleh aspek-aspek tertentu, misalnya teritorial, bangsa, golongan dan lain sebagainya
Dalam kehidupan sehari-hari, kita menemukan kenyataaan bahwa manusia sebagai makhluk sosial ada kecenderungan untuk melakukan kesalahan sesama manusia. Kecenderungan yang bersifat sosial ini selalu timbul pada diri setiap manusia ada sesuatu yang saling membutuhkan. Dari kenyataan ini kemudian timbullah suatu struktur antar hubungan yang beraneka ragam. Keragaman itu dalam bentuk kolektivitas-kolektivitas serta kelompok-kelompok dan pada tiap-tiap kelompok tersebut terdiri dari kelompok-kelompok yang lebih kecil. Apabila kolektivitas-kolektivitas itu dan kelompok-kelompok mengadakan persekutuan dalam bentuk yang lebih besar, maka terbentuklah apa yang kita kenal dengan masyarakat.
Pada setiap masyarakat, jumlah kelompok dan kesatuan sosial tidak hanya satu, disamping itu individu sebagai warga masyarakat dapat menjadi bagian dari berbagai kelompok dan atau kesatuan sosial yang hidup dalam masyarakat tersebut.

   Pengertian Masyarakat PerKotaan

Masyarakat perkotaan sering disebut urban community. Pengertian masyarakat kota lebih ditekankan pada sifat kehidupannya serta cirri-ciri kehidupannya yang berbeda dengan masyarakat pedesaan.

Ada beberap ciri yang menonjol pada masyarakat kota yaitu :
1.      Kehidupan keagamaan berkurang bila dibandingkan dengan kehidupan keagamaan di desa.
2.     Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Yang penting disini adalah manusia perorangan atau individu.
3.     Pembagian kerja di antara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
4.     Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota dari pada warga desa.
5.      Interaksi yang terjal lebih banyak terjadi berdasarkan pada faktor kepentingan daripada faktor pribadi.
6.     Pembagian waktu yang lebih teliti dan sangat penting, untuk dapat mengejar kebutuhan individu.
7.      Perubahan-perubahan sosial tampak dengan nyata di kota-kota, sebab kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh dari luar.

 Pengertian Masyarakat Desa

Yang dimaksud dengan Desa menurut Sutardjo Kartodikusuma mengemukakan sebagai berikut: Desa adalah suatu kesatuan hukum dimana bertempat tinggal suatu masyarakat pemerintahan tersendiri.
Menurut Bintaro, Desa merupakan perwujudan atau kesatuan goegrafi ,sosial, ekonomi, politik dan kultur yang terdapat ditempat itu (suatu daerah), dalam hubungan dan pengaruhnya secara timbal balik dengan daerah lain.
Sedang menurut Paul H. Landis :Desa adalah pendudunya kurang dari 2.500 jiwa. Dengan ciri ciri sebagai berikut :
a.     mempunyai pergaulan hidup yang saling kenal mengenal antara ribuan jiwa.
b.     Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukaan terhadap kebiasaan.
c.      Cara berusaha (ekonomi)adalah agraris yang paling umum yang sangat dipengaruhi alam seperti : iklim, keadaan alam ,kekayaan alam, sedangkan pekerjaan yang bukan agraris adalah bersifat sambilan.
Dalam kamus sosiologi kata tradisional dari bahasa inggris “radition” artinya Adat istiadat dan kepercayaan yang turun menurun dipelihara, dan ada beberapa pendapat yang ditinjau dari berbagai segi bahwa, pengertian desa itu sendiri mengandung kompleksitas yang saling berkaitan satu sama lain diantara unsur-unsurnya, yang sebenarnya desa masih dianggap sebagai standar dan pemelihara sistem kehidupan bermasyarakat dan kebudayaan asli seperti tolong menolong, keguyuban, persaudaraan, gotong royong, kepribadian dalam berpakaian, adat istiadat , kesenian kehidupan moral susila dan lain-lain yang mempunyai ciri yang jelas.
Dalam UU Nomor 32 Tahun 2004 disebutkan pengertian desa sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah, yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat, berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam system pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia.Dari defenisi tersebut, sebetulnya desa merupakan bagian vital bagi keberadaan bangsa Indonesia. Vital karena desa merupakan satuan terkecil dari bangsa ini yang menunjukkan keragaman Indonesia. Selama ini terbukti keragaman tersebut telah menjadi kekuatan penyokong bagi tegak dan eksisnya bangsa. Dengan demikian penguatan desa menjadi hal yang tak bisa ditawar dan tak bisa dipisahkan dari pembangunan bangsa ini secara menyeluruh.
Memang hampir semua kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan pembangunan desa mengedepankan sederet tujuan mulia, seperti mengentaskan rakyat miskin, mengubah wajah fisik desa, meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat, memberikan layanan social desa, hingga memperdayakan masyarakat dan membuat pemerintahan desa lebih modern. Sayangnya sederet tujuan tersebut mandek diatas kertas.Karena pada kenyataannya desa sekedar dijadikan obyek pembangunan, yang keuntungannya direguk oleh actor yang melaksanakan pembangunan di desa tersebut : bisa elite kabupaten, provinsi, bahkan pusat. Di desa, pembangunan fisik menjadi indicator keberhasilan pembangunan.
Karena itu, Program Pengembangan Kecamatan (PPK) yang ada sejak tahun 2000 dan secara teoritis memberi kesempatan pada desa untuk menentukan arah pembangunan dengan menggunakan dana PPK, orientasi penggunaan dananyapun lebih untuk pembangunan fisik.. Bahkan, di Sumenep (Madura), karena kuatnya peran kepala desa (disana disebut klebun) dalam mengarahkan dana PPK untuk pembangunan fisik semata, istilah PPK sering dipelesetkan menjadi proyek para klebun.
Menyimak realitas diatas, memang benar bahwa yang selama ini terjadi sesungguhnya adalah “Pembangunan di desa” dan bukan pembangunan untuk, dari dan oleh desa. Desa adalah unsur bagi tegak dan eksisnya sebuah bangsa (nation) bernama Indonesia.
Kalaupun derap pembangunan merupakan sebuah program yang diterapkan sampai kedesa-desa, alangkah baiknya jika menerapkan konsep : ”Membangun desa, menumbuhkan kota”. Konsep ini, meski sudah sering dilontarkan oleh banyak kalangan, tetapi belum dituangkan ke dalam buku yang khusus dan lengkap. Inilah tantangan yang harus segera dijawab.
















  Perbedaan Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat Perkotaan

Dalam masyarakat modern, sering dibedakan antara masyarakat pedesaan (rural community) dan masyarakat perkotaan (urban community). Menurut Soekanto (1994), per-bedaan tersebut sebenarnya tidak mempunyai hubungan dengan pengertian masyarakat sederhana, karena dalam masyarakat modern, betapa pun kecilnya suatu desa, pasti ada pengaruh-pengaruh dari kota. Perbedaan masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan, pada hakekatnya bersifat gradual.
Kita dapat membedakan antara masya-rakat desa dan masyarakat kota yang masing-masing punya karakteristik tersendiri. Masing-masing punya sistem yang mandiri, dengan fungsi-fungsi sosial, struktur serta proses-proses sosial yang sangat berbeda, bahkan kadang-kadang dikatakan “berlawanan” pula. Perbedaan ciri antara kedua sistem tersebut dapat diungkapkan secara singkat menurut Poplin (1972) sebagai berikut:
http://3.bp.blogspot.com/__wKSIY9nq2Q/S7Wga7vkaFI/AAAAAAAABWU/1qU4b_9W_ac/s320/tabelmasydesadankota.jpgWarga suatu masyarakat pedesaan mempunyai hubungan yang lebih erat dan lebih mendalam ketimbang hubungan mereka dengan warga masyarakat pedesaan lainnya. Sistem kehidupan biasanya berkelompok atas dasar sistem kekeluargaan (Soekanto, 1994). Selanjutnya Pudjiwati (1985), menjelaskan ciri-ciri relasi sosial yang ada di desa itu, adalah pertama-tama, hubungan kekerabatan.
Sistem kekerabatan dan kelompok kekerabatan masih memegang peranan penting. Penduduk masyarakat pedesaan pada umumnya hidup dari pertanian, walaupun terlihat adanya tukang kayu, tukang genteng dan bata, tukang membuat gula, akan tetapi inti pekerjaan penduduk adalah pertanian. Pekerjaan-pekerjaan di samping pertanian, hanya merupakan pekerjaan sambilan saja.
Golongan orang-orang tua pada masyarakat pedesaan umumnya memegang peranan penting. Orang akan selalu meminta nasihat kepada mereka apabila ada kesulitan-kesulitan yang dihadapi. Nimpoeno (1992) menyatakan bahwa di daerah pedesaan kekuasaan-kekuasaan pada umumnya terpusat pada individu seorang kiyai, ajengan, lurah dan sebagainya.
Ada beberapa ciri yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membedakan antara desa dan kota. Dengan melihat perbedaan perbedaan yang ada mudah mudahan akan dapat mengurangi kesulitan dalam menentukan apakah suatu masyarakat dapat disebut sebagi masyarakat pedeasaan atau masyarakat perkotaan.
Ciri ciri tersebut antara lain :
1.     jumlah dan kepadatan penduduk
2.     lingkungan hidup
3.      mata pencaharian
4.     corak kehidupan sosial
5.     stratifiksi sosial
6.      mobilitas sosial
7.     pola interaksi sosial
8.     solidaritas sosial
9.     kedudukan dalam hierarki sistem administrasi nasional

Mata pencaharian adalah perbedaan paling menonjol antara desa dan kota. Karena:
·        Kegiatan penduduk desa berada di sektor ekonomi primer yaitu bidang agraris.
·        Kota merupakan pusat kegiatan sektor ekonomi sekunder yng meliputi bidang industri, disamping sektor ekonomi tertier yaitu bidang pelayanan jasa.
·        Jadi kegiatan di desa adalah mengolah bahan-bahan mentah, baik bahan-bahan kebutuhan pangan, sandang maupun lain-lain bahan mentah untuk memenuhi kebutuhan pokok manusia. Sedangkan kota mengolah bahan-bahan yang berasal dari desa menjadi bahan-bahan setengah jadi atau mengolahnya sehingga berwujud bahan jadi yang dapat segera di konsumsi.
·        Di desa jumlah ataupun jenis barang yang tersedia di pasaran sangat terbatas. Di kota tersedia berbagai macam barang yang jumlahnya pun melimpah.
·        Bidang produksi dan jalur distribusi di perkotaan lebih kompleks bila dibandingkan dengan yang terdapat di perdesaan. Dan corak kehidupan di desa dapat dikatakan masih homogen.


 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SofyanEffendi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger